Kuliah Pakar Sarjana Terapan Kebidanan (Upgrade Etika dan Hukum Kesehatan di Indonesia)
Admin(PN)
17/09/2025 10:18 WIB
Meningkatkan kompetensi bukan hanya soal keterampilan klinis, tapi juga harus siap tampil percaya diri, mampu menyampaikan pesan dengan jelas, dan memahami etika serta hukum yang melandasi profesinya.
Melalui kuliah pakar kali ini, kami belajar:
* Seni berbicara di depan publik
* Komunikasi efektif dalam praktik kebidanan
* Pemahaman etika dan hukum kesehatan sebagai landasan profesional
Sebuah langkah penting untuk menjadi bidan yang berintegritas, komunikatif, dan profesional.
Terima kasih kepada para narasumber hebat yang telah membagikan ilmu dan inspirasinya!
Stay tuned on our Instagram for the newest info!
Padang, 19 Mei 2025
Kegiatan Yudisium Dan Sumpah Mahasiswa Tahun Akademik 2024/2025 Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Padang Yang Di Laksanakan Di Auditorium Poltekkes Kemenkes Padang. Senin 15 September 2025
Admin(CM)
17/09/2025 10:18 WIB
Senin 15 September 2025 Poltekkes Kemenkes Padang melaksanakan Yudisium dan Sumpah Mahasiswa Jurusan Kebidanan yang diikuti sebanyak 182 orang, yang terdiri dari 112 mahasiswa Prodi DIII Kebidanan Padang dan 70 orang mahasiswa Prodi DIII Kebidanan Bukittinggi.
Undangan yang hadir
1. Direktur Poltekkes Kemenkes Padang
2.Wakil Direktur I, II dan III Poltekkes Kemenkes Padang
3.Ka Subag ADUM dan ADAK
4.Ketua Pengurus Daerah IBI Prov Sumbar
5.Rohaniawan
6.Ketua Jurusan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang
7.Dosen dan Tenaga Kependidikan di lingkungan Jurusan Kebidanan
8.Seterusnya kepada seluruh Lulusan Jurusan Kebidanan Tahun Akademik 2024/2025 yang berbahagia
Ketua Jurusan Ibu Dr.Yuliva S.SiT, M.Kes mengatakan bahwa Seluruh peserta Yudisium telah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan dan telah dinyatakan kompeten melalui Uji Kompetensi.
Dari seluruh jumlah peserta yudisium, 100% memperoleh IPK >3,25, dengan IPK tertinggi adalah 4,00 diraih oleh Amanda Prameswari da
Dosen Poltekkes Kemenkes Padang Tanamkan Kesiapsiagaan Bencana Pada Anak Usia Sekolah Yang Di Laksanakan Di Painan (Pesisir Selatan). Sabtu 6 September 2025
Admin(CM)
17/09/2025 09:02 WIB
Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan bencana alam, terutama gempa bumi dan tsunami. Kondisi geografis ini menuntut seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah pesisir, untuk selalu siap siaga. Anak-anak, sebagai kelompok rentan, sangat perlu mendapatkan bekal keterampilan sejak dini agar mampu melindungi diri ketika bencana terjadi.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Renidayati, SKp., M.Kep., Sp.Kep.Jiwa, selaku Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Padang, mengimplementasikan Program Kesiapsiagaan Anak Usia Sekolah Menghadapi Bencana Melalui Simulasi Siaga Bencana. Kegiatan ini dilaksanakan pada 6 September 2025 di SDN 08 Painan Selatan, yang beralamat di Jalan Trikora Painan, Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat
Sebanyak 60 siswa kelas V menjadi peserta kegiatan, didampingi oleh guru dan mendapat dukungan penuh dari kepala sekolah, Ibu Yulismi, M.Pd. Program ini juga terlaksana berkat ker
LASI BANGKIT: Kader dan Remaja Garda Depan Perangi Stunting Pasca Erupsi Merapi
Admin (IS)
16/09/2025 15:47 WIB
KANAGARIAN LASI, Pasca erupsi Gunung Marapi Desember 2023 yang meluluhlantakkan puluhan hektar lahan pertanian dan mencemari sumber air, warga Kanagarian Lasi, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, menghadapi ancaman ganda: pemulihan infrastruktur dan lonjakan risiko stunting akibat terbatasnya akses pangan bergizi. Berangkat dari keprihatinan ini, tim pengabdi dari Poltekkes Kemenkes Padang menggulirkan program pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan 8000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang berfokus pada pelatihan kader posyandu dan remaja.
Kolaborasi Multipihak untuk Intervensi Gizi
Program yang didukung oleh Puskesmas Lasi, KAN Lasi, dan Pemerintah Kecamatan Canduang ini melibatkan 40 kader posyandu dan 35 remaja usia 15-19 tahun. Pelatihan kader difokuskan pada deteksi dini stunting menggunakan konseling gizi keluarga dan strategi pendampingan berbasis komunitas. Sementara remaja dilatih sebagai peer educator yang memanfaatkan media sosial untuk kampanye pencegahan stunting.
REVIEW KURIKULUM D3 KEPERAWATAN DAN SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN BERBASIS OBE DAN SUP JANTUNG TANGGAL 22-23 JULI 2025
Admin(VPN)
16/09/2025 15:24 WIB
Pada tanggal 22-23 Juli 2025, Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Padang menyelenggarakan workshop bertema Review Kurikulum D3 Keperawatan dan Sarjana Terapan Keperawatan berbasis OBE dan SUP Jantung, yang diadakan di Kampus II Poltekkes Kemenkes Padang. Workshop ini menghadirkan Dr. Nina Indriyawati, MNs dari AIPVIKI Regional V Jawa Tengah yang merupakan seorang pakar kurikulum perguruan tinggi, yang memberikan penjelasan mengenai implementasi kurikulum OBE di D3 Keperawatan.
Dalam paparannya, Dr. Nina menekankan bahwa OBE merupakan proses pengajaran yang tidak lagi hanya berfokus pada konten pembelajaran, tetapi juga pada pencapaian hasil belajar. “Ini menjadi dasar pengembangan kurikulum berbasis OBE yang tidak lagi seputar content based. Jadi luarannya bukan apa yang kita ajarkan, tetapi bagaimana mahasiswa menguasai sesuai dengan profil lulusan prodi,” ujarnya. OBE merupakan upaya untuk mengukur sejauh mana program studi mampu merealisasikan profil dan capaian pembelajara